SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) DHARMA WANITA PERSATUAN KAB. PURWAKARTA

IMG_9126(Purwakarta),-Ny. Hj. Yeyet Padil Karsoma secara resmi dilantik dan dikukuhkan menjadi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purwwakarta, Periode 2013 – 2018. Selasa (14/5) di Aula Gedung PKK Purwakarta. Pelantikan sendiri disaksikan langsung oleh Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH., Sekertaris Daerah Purwakarta H. Padil Karsoma, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Penasehat Dharma Wanita Persatuan Purwakarta, Ny. Hj. Anne Mustika Mulyadi, Pimpinan OPD, Ibu Bhayangkara, Persit, PKK serta GOW Purwakarta.
Ny. Hj. Yeyet Padil Karsoma, sendiri akan menggantikan Ny. Nenden Koswara, sebagai ketua Dharma Wanita Persatuan Purwakarta, berdasarkan SK No. 73 Tahun 2013 dengan masa periode 2013 – 2018.
Dalam sambutan pisahnya, Ny. Nenden Koswara, menuturkan terima kasihnya atas dukungan selama dirinya menjabat menjadi ketua Dharma Wanita Persatuan Purwakarta untuk masa periode 2012 – 2013.
“ saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung saya ketika menjabat sebagai ketua Dharma Wanita Persatuan, walaupun hanya satu tahun akan tetapi seluruh dukungan dari ibu – ibu semua dan juga pak Bupati saya ucapkan terima kasih dan sayapun berharap kepada Ibu Hj. Yeyet agar terus berjuang serta meningkatkan eksistensi Dharma Wanita Persatuan Purwakarta, sebagai penopang suami kita yang bekerja dalam mengabdikan kepada masyarakat”. ujarnya.
Sedangkan menurut Ketua Dharma Wanita Persatuan yang baru, Hj. Yeyet Padil Karsoma, mengharapkan dukungan serta nasehat dalam menjalankan kegiatan Dharma Wanita Persatuan Purwakarta.
“ saya mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan kepada saya, untuk menjabat sebagai ketua Dharma Wanita Persatuan sehingga saya berharap arahan, petunjuk dan nasehat kepada Bupati Purwakarta, Penasehat Dharma Wanita serta seluruh unit kerja untuk menjalankan tugas sebaik – baiknya untuk mengabdikan kepada masyarakat serta kepada suami dan keluarga’. Ujarnya.
Sedangkan menurut Bupati, dalam arahannya menuturkan bahwa menjalankan sebuah organisasi perlu ada perubahan serta nilai esensi dalam menjalankan roda organisasi.
“ kelemahan bangsa kita hari ini adalah lebih sibuk pada kulit luar atau casing bukan pada nilai serta esensi sebenarnya, sehingga harus dimulai sebuah perubahan karena pada dasarnya nilai esensi pada sebuah organisasi adalah mengabdikan diri berdasarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga dharma wanita harus bisa membangun sebuah esensi dalam menjalankan organisasinya terutama dalam menopang kerja para suami sebagai abdi Negara”. Tuturnya.
Selain itu, Bupati pun menjelaskan pentingnya kepekaan dalam berorganiasi karena pada dasarnya esensi berorganisasi adalah membangun solidaritas.
“ Dharma berarti pengabdian, wanita berarti sifat karena pada dasarnya menurut saya wanita itu berarti sifat yaitu sifat feminisme dimana Allah menciptakan manusia mempunyai dua sifat yaitu sifat maskulin dan sifat feminisme tergantung bagaimana manusia mengaplikasikan dalam kehidupannya dan itu juga berlaku bagaimana kita membangun sebuah daerah yang bernamakan Purwakarta dengan cinta, sehingga menghasilkan sebuah kepekaan dan sebuah organisasipun harus peka dalam menjalankan tugasnya karena selain nilai esensi organisasi yang berarti mengabdi juga membangun solidaritas dan kemandirian dan membangun kreatifitas dan yang terpenting bagaima ibu – ibu Dharma Wanita adalah menjadi seorang istri bagi suaminya memberikan ketenangan dalam bekerja”. ujarnya.
(HUMAS PEMKAB PURWAKARTA)